Indeks
Berita  

Bidang Kemitraan dan Kerja Sama Forsepsi Tangani Sampah yang Bermanfaat untuk Para Penggiat Bank sampah

 

JAMBI ‘- Melalui Program Kerja Sama dalam pengelolaan sampah Bank Sampah Induk Dream kota jambi bersama PT JGC Indonesia berhasil menyelesaikan masalah sampah dari PT JGC Indonesia dan mendapatkan Nilai manfaatnya kemudian di bagikan dalam Bentuk CSR kepada beberapa Bank sampah yg ada di wilayah Sumatra khusus nya.

 

CEO Bank Sampah Induk Dream Yudha Tryanto atau akrab disapa dengan Bang yudha Sekaligus Kordinator Wilayah Sumatra Untuk Forum Sahabat Emas Peduli Sampah Indonesia dan Kepala Bidang Kemitraan dan kerja Sama dari Forum Sahabat emas Peduli Sampah Indonesia menegaskan

 

“Program Kerja Sama bersama PT JGC Indonesia ini adalah salah satu percontohan yang sangat baik Khusunya untuk perusahaan yang ada di Indonesia dimana sampah nya masi banyak membebani TPA di beberapa Kabupaten kota di Indonesia, kami berharap dan membuka peluang besar kepada semua Perusahaan yang ada untuk bekerja sama melalui Forsepsi dan menjadikan sampah yang selama ini menjadi beban TPA dan pemerintah untuk dikurangi dan melalui tahapan sortir pemilahan dan pengurangan.

 

Sehingga yang terbuang ke TPA hanyalah residu yang benar-benar tidak bermanfaat, melalui Program kerja sama bersama PT JGC Indonesia ini kami dari FORSEPSI berhasil menghibahkan 1 unit gerobak motor untuk Bank sampah KSM Berkah Mandiri Pesawaran Lampung, 1 unit Gerobak motor untuk Bank sampah Mandiri Kuala Tungkal, 1 unit gerobak motor untuk Bank sampah Induk Hidayah Kabupaten Bungo, 1 unit gerobak motor untuk Bank sampah Sipin kota jambi, 1 unit gerobak motor untuk Bank sampah Simpan kawat, 20 pcs Alquran, 150 Iqro, 150 Jus Amma dan bantuan pakaian seragam senilai Rp. 15.000.000 untuk Yayasan pendidikan Islami AL-ARVA Tahfidz Qur’an, serta 1 unit Tablet android untuk Bank sampah Jujur Cempaka putih kota jambi serta uang pembinaan Bank sampah sebesar Rp. 10.000.000.

 

“Kedepannya saya selaku bidang kemitraan dan kerja sama berharap semoga project ini dapat membuka wawasan kita dalam pengelolaan sampah khusus nya untuk banyak perusahaan di luar sana yang masih membebani sampahnya ke TPA. Terima kasih banyak kepada PT JGC Indonesia karena melalui program kerja sama ini banyak saudara kami penggiat Bank sampah dapat terbantu dan dapat lebih maksimal dalam menjalankan pekerjaan nya”. Ujarnya.

 

Ketika ditanyakan mengapa target bantuan nya lebih banyak menyasar kepada Bank sampah yudha menjawab “Bank sampah di seluruh Indonesia kebanyakan menjadi target dalam penilaian apapun itu, baik penilaian adipura, kota sehat ataupun proklim, tetapi sangat sedikit bantuan yang masuk kepada Bank sampah, Kebanyakan Dinas Lingkungan Hidup di banyak kabupaten Kota di Indonesia lebih banyak menggelontorkan bantuan kepada TPS3R mulai dari gerobak motor, mesin ayak, mesin cacah dll, bahkan ada TPS3R yang di berikan bantuan Armada Mobil.

 

Pengangkut oleh DLH, tetapi sangat jarang saya mendengar Dinas lingkungan Hidup kabupaten Kota memberi bantuan kepada Bank sampah, walaupun saya akui ada beberapa atau sebagai kecil Bank Sampah yang diberi bantuan oleh DLH tetapi itu hanya sedikit dari banyak Bank sampah yang ada.

 

“Walaupun kalau mau di runut sepengetahuan saya TPS3R adalah Produk atau anak Kandung nya PUPR karena aturannya ada di Permen PUPR, sedangkan Bank sampah adalah Produk atau anak kandung nya Dinas Lingkungan Hidup karena aturannya ada di Permen LH, tetapi pada praktek nya LH lebih banyak konsentrasi pada TPS3R entah apalah sebabnya, disitulah kami lebih konsen membantu Bank sampah karena sepengetahuan saya mereka ini tumbuh benar-benar dari kelompok masyarakat yang bahkan sebagai dari Bank sampah yang ada di Indonesia menggunakan tanah atau lahan milik pribadi untuk mengelola sampah dan membantu pemerintah (MT)

Exit mobile version