JAMBI — Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Pemerintah Kota Jambi menggelar operasi pasar murah guna menjaga stabilitas harga dan mengendalikan inflasi.
Kegiatan tersebut resmi dibuka di Kecamatan Jelutung dan akan dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Jambi hingga 24 Februari 2026.
Wakil Wali Kota Jambi, Diza Hazra Aljosha, menegaskan bahwa pasar murah ini merupakan langkah konkret pemerintah daerah dalam mengantisipasi kenaikan harga bahan pokok yang kerap terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Menjelang Ramadan, kebutuhan masyarakat meningkat. Jika permintaan naik sementara pasokan tetap, itu bisa memicu kenaikan harga dan berdampak pada inflasi. Karena itu, pemerintah hadir untuk menjaga stabilitas harga,” ujar Diza.
Pada Tahun Anggaran 2026 ini, Pemkot Jambi menyiapkan sekitar 4.000 paket sembako bersubsidi untuk masyarakat.
Ia berharap jumlah tersebut dapat ditingkatkan pada tahun mendatang agar semakin banyak warga yang terbantu.
“Kita siapkan sekitar 4.000 paket. Mudah-mudahan tahun depan bisa lebih banyak lagi,” katanya.
Program ini diawali dengan penyaluran di Kecamatan Jambi Timur dan Paal Merah sebelumnya, penerima manfaat dan selanjutnya akan bergulir ke seluruh kecamatan. Setiap paket mendapatkan subsidi sebesar Rp50.000 dari pemerintah.
Dengan nilai total paket sebesar Rp162.000, masyarakat cukup membayar Rp112.000 untuk memperoleh satu paket yang berisi beras premium 5 kilogram, gula pasir 2 kilogram, minyak goreng 2 liter, serta satu kaleng susu kental manis.
“Bukan harganya naik, justru kita turunkan supaya harga sembako di pasaran tetap terjaga,” tegas Diza.
Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Jambi, Nella Ervina, menjelaskan bahwa data penerima manfaat bersumber dari data ekonomi nasional yang telah diverifikasi ulang di tingkat kecamatan.
“Verifikasi dilakukan dua kali agar bantuan tepat sasaran dan sesuai dengan tujuan Pemerintah Kota Jambi,” ujarnya.
Menurut Nella, kegiatan ini dibiayai melalui APBD Kota Jambi dalam Program Stabilisasi Harga Barang Kebutuhan Pokok dan Barang Penting, melalui subkegiatan operasi pasar reguler dan pasar khusus.
Melalui program ini, Pemkot Jambi berharap masyarakat dapat menyambut Ramadan dengan lebih tenang, sekaligus memperkuat kesalehan sosial di tengah kehidupan bermasyarakat.
“Dengan subsidi ini, harga yang diterima masyarakat lebih murah dibanding harga pasar. Kami berharap program ini membantu memenuhi kebutuhan pokok sekaligus menjaga stabilitas harga,” tutup Nella.
