Breaking News
Agung Toyota Jambi Resmi Luncurkan New Hilux, Kini Lebih Tangguh dan Bertenaga PDPI Cabang Jambi Resmi Lantik Pengurus Periode 2026–2029, Perkuat Sinergi untuk Meningkatkan Kesehatan Respirasi di Provinsi Jambi Maulana Memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD OPD Tahun Anggaran 2026. JAMBI – Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Jambi mulai menggenjot percepatan realisasi belanja daerah agar mampu menggerakkan perekonomian sekaligus memastikan seluruh program pembangunan selesai tepat waktu. Langkah itu ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana saat memimpin evaluasi realisasi APBD bersama seluruh kepala OPD dan camat di Aula Bappeda Kota Jambi, Senin (6/7). Menurut Maulana, hingga awal Juli realisasi belanja daerah telah mendekati 50 persen, sedangkan pendapatan dari sektor pajak sudah mencapai sekitar 53 persen. Capaian tersebut dinilai masih sesuai dengan target, namun seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kecepatan pelaksanaan program agar manfaat APBD segera dirasakan masyarakat. “Belanja pemerintah harus menjadi stimulus ekonomi. Karena itu saya minta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan yang memang sudah siap dieksekusi,” ujar Maulana. Dalam evaluasi tersebut, Pemkot menemukan masih adanya ketimpangan antara progres pekerjaan di lapangan dengan pencairan anggaran. Sejumlah kegiatan telah selesai atau sedang berjalan secara fisik, tetapi realisasi keuangannya belum mengikuti perkembangan tersebut. Kondisi itu dinilai dapat menghambat perputaran anggaran yang seharusnya mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Karena itu, Maulana meminta seluruh OPD segera menuntaskan proses administrasi agar penyerapan anggaran berjalan seiring dengan progres pekerjaan. Selain belanja, pemerintah juga mengevaluasi kinerja pendapatan daerah. Meski penerimaan pajak menunjukkan perkembangan positif, realisasi retribusi masih menghadapi tantangan akibat perubahan regulasi yang membuat sejumlah objek retribusi tidak lagi dapat dipungut. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Jambi membentuk tim khusus yang bertugas merumuskan strategi optimalisasi pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat, sekaligus memastikan belanja pemerintah lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Maulana menegaskan hasil evaluasi pertengahan tahun ini akan menjadi acuan penting dalam penyusunan APBD 2027. Ia juga menetapkan evaluasi lanjutan pada akhir Agustus sebagai momentum mengukur percepatan yang telah dilakukan masing-masing OPD. “Kalau kita evaluasi lebih awal, masih ada waktu melakukan perbaikan. Jangan menunggu akhir tahun karena ruang untuk mengejar target sudah sangat terbatas,” katanya. Dengan percepatan realisasi APBD tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap belanja daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah Wakil Wali Kota Jambi Diza Hazra Aljosha Resmi Tutup FASI XXIV Tahun 2026, MI Darussalam Raih Juara Umum Peringatan Hari Donor Internasional, Pemkot Jambi Apresiasi Kipra  PMI Jambi
Berita  

Program Kota Tanguh Pemkot Jambi Menunjukan Progres Positif

banner 468x60

JAMBI – Satu persatu program unggulan dari Wali Kota Jambi Maulana terus terwujud, satu diantaranya program Kota Tangguh.

 

banner 325x300

Yang mana berfokus pada pada peningkatan infrastruktur, tranportasi serta kualitas hidup masyarakat dengan terciptanya rasa aman dan nyaman.

 

Untuk Transportasi saat ini Kota Jambi telah memiliki tranportasi publik berbasis listrik.

 

Selain menjadi jawaban untuk permasalahan lalulintas yang semakin padat juga mengedepankan ramah lingkungan.

 

Saat ini, tranportasi umum yang diberi nama trans bahagia ini memiliki dua rute utama yaitu terminal Rawasari – Terminal Alam Barajo dan Rawasari – Pal X.

 

Hingga saat ini, trans Bahagia ini masih gratis.

 

Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan program ini menjadi prioritas karena mengantisipasi terjadinya kemacetan dikemudian hari.

 

“Kalau kita melihat kondisi saat ini, bukan tidak mungkin beberpa tahun kedepan kemacetan akan menghantui Jambi, untuk itu kebiasaan untuk mengunakan transportasi umum harus kita galakan mulai dari sekarang,” ujarnya.

 

“Untuk itulah, fasilitasnya mulai kita bagun sejak dini, jangan menunggu ada masalah baru di kerjakan,” timpalnya.

 

Selain tranportasi, Pemkot Jambi juga berhasil menciptakan rasa aman di masyakat.

 

Hal ini dapat di lihat dari menurutnya angka kebakaran di Kota Jambi dibandingkan 2023 lalu.

 

Kadis Damkartan Kota Jambi Mustari Affandy mengatakan, penurunan angka kebakaran karena masyakat sudah banyak yang paham akan bahaya dari kebakaran dan peduli untuk menjaga lingkungan.

 

“Kita selalu turun ke lapangan untuk mengedukasi masyakat, sehingga mereka memiliki pemahaman untuk pencegahan kebakaran,” ujarnya.

 

“Selian itu, Damkartan Kota Jambi juga sering melakukan edukasi ke sekolah sekolah ,khsusunya ke TK dan Paud,” pungkasnya.

 

 

 

 

 

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *