Muaro Jambi – Kafilah Kota Jambi kembali berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-54 tingkat Provinsi Jambi 2025 yang berlangsung di Kabupaten Muaro Jambi. Dengan keluar sebagai Juara Umum.
Kota Jambi meraih Juara Umum dengan total nilai 703 poin, menjadikannya sebagai pemenang, jauh meninggalkan poin Kabupaten/Kota lainnya, yang diikuti oleh Kabupaten Muaro Jambi dengan 532 poin dan Kabupaten Tanjung Jabung Barat 410 poin.
Keberhasilan ini membuat Kota Jambi, kembali mencetak sejarah dalam gelaran MTQ tingkat Provinsi Jambi setelah menjadi Juara Umum empat kali berturut-turut. Pengumuman pemenang disampaikan melalui Keputusan Dewan Hakim yang ditandatangani oleh Ketua, Prof. Dr. H. Hadri Hasan dan Aries Sepda, selaku Sekretaris Dewan Hakim.
Piala bergilir MTQ diserahkan oleh Wakil Gubernur Jambi, Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., yang juga selaku Ketua LPTQ Provinsi Jambi, dengan diterima langsung Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha, S.E., M.A, dan Ketua TP PKK Kota Jambi Dr. dr. Hj. Nadiyah Maulana, Sp., OG, pada Jumat malam (21/11/2025), bertempat di lapangan Kantor Bupati Muaro Jambi, sekaligus menandakan penutupan MTQ tingkat Provinsi Jambi ke-54.
Dalam keterangannya, Wali Kota Maulana menyampaikan rasa syukur dan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung keberhasilan ini. Sehingga ditahun pertama masa jabatan Maulana-Diza bisa meraih penghargaan di ajang MTQ.
“Alhamdulillah, bersyukur kepada Allah dan baginda Nabi Muhammad kita berhasil meraih gelar Juara Umum dengan nilai tertinggi pada perhelatan MTQ ke-54 tahun ini, sekaligus mempertahankan apa yang telahdicapai pada tahun lalu,” ujarnya.
“Tentunya kami bangga kepada semua Kafilahdan seluruh pihak yang telah berjuang dengan keras, sehingga meraih prestasi yang maksimal tahun ini,” lanjutnya.
Menurutnya, prestasi yang berhasil diraih oleh para Kafilah merupakan bagian penting, mengingat Kota Jambi di tahun depan akan bertindak selaku tuan rumah pada penyelenggaraan MTQ ke-55 tahun 2026.
“Keberhasilan ini bukan sekadar prestasi semata, melainkan lebih dari pada itu, merupakan tanda suksesnya Pemerintah Kota dalam menjaga nilai-nilai keagamaan ditengah masyarakat, khususnya syiar islam dalam mencintai Al-Quran untuk diterapkan dikehidupan sehari-hari,” tuturnya.
“Mudah-mudahan di tahun depan, kita sebagai tuan rumah bisa kembali mempertahankan, dan sukses dalam penyelenggaraan,” pungkas Wali Kota Maulana.
Hal senada juga disampaikan oleh Wakil Wali Kota Diza, ia menyampaikan terimakasih kepada semua pihak atas pencapaian prestasi Kafilah Kota Jambi pada perhelatan MTQ ke-54.
“Tahun depan tentunya kami Pemerintah Kota Jambi sebagai tuan rumah akan memberikan yang terbaik,” singkat Wawako Diza.
Sementara itu, dalam sambutannya, Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh Kafilah Kabupaten/Kota yang telah mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dan perlombaan pada penyelenggaraan MTQ ke-54.
“Para Kafilah adalah pembawa pesan Al -Quran kepada masyarakat, semoga hal ini menjadi amal jariyah yang bisa menjadikan daerah kita tanah yang diberkahi oleh Allah Subhanahu wa ta’ala, karena kegiatan ini adalah syiar islam terbesar di Provinsi Jambi,” ujarnya.
“Kepada para pemenang saya ucapkan selamat, ini bukanlah akhir, namun awal menjadu tanggung jawab untuk mengamalkan nilai-nilai Al-Quran ditengah masyarakat, menjadikan Provinsi Jambi sebagai Negeri Baldatun Thayyibatun Wa Rabbun Ghofur,” singkatnya.
Sebagai rangkaian penutupan, dikesempatan itu turut dilakukan penyerahan bendera LPTQ kepada Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosha selaku Ketua LPTQ Kota Jambi oleh Wakil Gubernur Jambi Abdullah Sani. Hal ini menandakan Kota Jambi akan bertindak selaku tuan rumah pada penyelenggaraan MTQ ke-55 tahun 2026 tingkat Provinsi Jambi.
Usai pelaksanaan MTQ tingkat Provinsi Jambi ini, para Kafilah yang berhasil juara dari berbagai kategori akan kembali mengikuti tahapan seleksi untuk pemetaan peserta Kafilah MTQ di event Nasional di Semarang, Jawa Tengah tahun 2026 mewakili Provinsi Jambi.
Pada puncak acara MTQ ke-54 tingkat Provinsi Jambi itu, turut dihadiri para Kepala Daerah Kabupaten/Kota dan unsur Forkopimda se-Provinsi Jambi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama se-Provinsi Jambi, Instansi Vertikal, Dewan Hakim, serta para Kafilah dan Qori-Qoriah MTQ.
Berikut daftar lengkap Juara pada gelaran MTQ Ke-54 Tingkat Provinsi Jambi 2025:
1. Kota Jambi total nilai 703 poin
2. Kabupaten Muaro Jambi nilai 532 poin
3. Kabupaten Tanjung Jabung Barat nilai 410 poin
4. Kota Sungai Penuh nilai 187 poin
5. Kabupaten Batanghari nilai 174 poin
6. Kabupaten Sarolangun nilai 142 poin
7. Kabupaten Tanjung Jabung Timur nilai 107 poin
8. Kabupaten Merangin nilai 84 poin
9. Kabupaten Tebo nilai 79 poin
10. Kabupaten Bungo nilai 61 poin
11. Kabupaten Kerinci nilai 26 poin
Berita Terkait
Maulana Memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD OPD Tahun Anggaran 2026. JAMBI – Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Jambi mulai menggenjot percepatan realisasi belanja daerah agar mampu menggerakkan perekonomian sekaligus memastikan seluruh program pembangunan selesai tepat waktu. Langkah itu ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana saat memimpin evaluasi realisasi APBD bersama seluruh kepala OPD dan camat di Aula Bappeda Kota Jambi, Senin (6/7). Menurut Maulana, hingga awal Juli realisasi belanja daerah telah mendekati 50 persen, sedangkan pendapatan dari sektor pajak sudah mencapai sekitar 53 persen. Capaian tersebut dinilai masih sesuai dengan target, namun seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kecepatan pelaksanaan program agar manfaat APBD segera dirasakan masyarakat. “Belanja pemerintah harus menjadi stimulus ekonomi. Karena itu saya minta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan yang memang sudah siap dieksekusi,” ujar Maulana. Dalam evaluasi tersebut, Pemkot menemukan masih adanya ketimpangan antara progres pekerjaan di lapangan dengan pencairan anggaran. Sejumlah kegiatan telah selesai atau sedang berjalan secara fisik, tetapi realisasi keuangannya belum mengikuti perkembangan tersebut. Kondisi itu dinilai dapat menghambat perputaran anggaran yang seharusnya mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Karena itu, Maulana meminta seluruh OPD segera menuntaskan proses administrasi agar penyerapan anggaran berjalan seiring dengan progres pekerjaan. Selain belanja, pemerintah juga mengevaluasi kinerja pendapatan daerah. Meski penerimaan pajak menunjukkan perkembangan positif, realisasi retribusi masih menghadapi tantangan akibat perubahan regulasi yang membuat sejumlah objek retribusi tidak lagi dapat dipungut. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Jambi membentuk tim khusus yang bertugas merumuskan strategi optimalisasi pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat, sekaligus memastikan belanja pemerintah lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Maulana menegaskan hasil evaluasi pertengahan tahun ini akan menjadi acuan penting dalam penyusunan APBD 2027. Ia juga menetapkan evaluasi lanjutan pada akhir Agustus sebagai momentum mengukur percepatan yang telah dilakukan masing-masing OPD. “Kalau kita evaluasi lebih awal, masih ada waktu melakukan perbaikan. Jangan menunggu akhir tahun karena ruang untuk mengejar target sudah sangat terbatas,” katanya. Dengan percepatan realisasi APBD tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap belanja daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah
Maulana Menerima Audensi Bersama Konsul jenderal Republik Tiongkok Membahas Kerja sama Antar Dua Negara. JAMBI, – Hubungan antara Kota Jambi dan Tiongkok berpotensi memasuki fase yang lebih luas. Tidak lagi terbatas pada sektor kesehatan, kerja sama yang selama ini terjalin dengan Kota Guangzhou kini diarahkan untuk menyentuh bidang teknologi, pendidikan, pariwisata hingga peningkatan kapasitas aparatur. Hal itu mengemuka saat Wali Kota Jambi Maulana menerima kunjungan kehormatan Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, di Rumah Dinas Wali Kota Jambi, Kamis (25/6). Pertemuan tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Jambi, Kepala Dinas Pariwisata, serta jajaran Bagian Kerja Sama Pemerintah Kota Jambi. Maulana mengatakan kunjungan tersebut menjadi momentum penting untuk memperkuat hubungan yang selama ini telah dibangun antara Kota Jambi dan Guangzhou. Salah satu kerja sama yang telah berjalan adalah pengembangan layanan telemedicine di bidang kesehatan. “Selama ini saya sudah berkolaborasi dengan wali kota Guangzhou dan Pemerintah Kota Guangzhou sehingga kita bekerja sama dalam hal telemedicine di bidang kesehatan. Sudah beberapa tenaga kesehatan kita mendapat pelatihan tentang pengembangan telemedicine di Guangzhou,” ujar Maulana. Menurutnya, Konsul Jenderal Tiongkok menawarkan dukungan untuk meningkatkan level kerja sama ke sektor yang lebih luas. Selain kesehatan, peluang kolaborasi terbuka di bidang teknologi, pelatihan aparatur pemerintah, pendidikan, hingga pengembangan pariwisata. Salah satu topik yang menarik perhatian dalam pertemuan tersebut adalah sejarah besar Candi Muaro Jambi yang memiliki keterkaitan dengan peradaban Tiongkok. Maulana menjelaskan bahwa kisah Biksu Satyakirti dan Biksu I-Tsing menjadi jembatan sejarah yang dapat memperkuat hubungan kedua wilayah. “Beliau sangat tertarik dengan sejarah peradaban Candi Muaro Jambi, di mana Biksu Satyakirti menjadi guru dari I-Tsing. I-Tsing belajar sekitar 10 hingga 12 tahun di Candi Muaro Jambi sebelum kemudian menyebarkan ajaran Buddha ke Tiongkok. Karena itu beliau ingin meningkatkan kerja sama di bidang pariwisata,” katanya. Bagi Pemerintah Kota Jambi, sektor pariwisata dinilai memiliki dampak ekonomi yang luas. Kehadiran wisatawan tidak hanya menggerakkan sektor perhotelan dan transportasi, tetapi juga membuka peluang lebih besar bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Selain pariwisata, peluang kerja sama pendidikan juga menjadi pembahasan utama. Pemerintah Tiongkok menawarkan kolaborasi pengembangan pendidikan bahasa Mandarin, bahasa Inggris, hingga berbagai program akademik melalui kemitraan antara perguruan tinggi di Tiongkok dan institusi pendidikan tinggi di Indonesia. “Beliau juga menawarkan kolaborasi yang sangat baik di bidang pendidikan, baik pendidikan bahasa maupun bidang lainnya dengan melibatkan beberapa perguruan tinggi di Tiongkok untuk meningkatkan pertukaran pelajar dan kerja sama akademik,” ungkap Maulana. Sementara itu, Konsul Jenderal Tiongkok, Mr. Kuang, mengaku terkesan dengan Kota Jambi yang menurutnya memiliki potensi besar untuk berkembang melalui kerja sama internasional. Kunjungan tersebut merupakan pengalaman pertamanya datang ke Jambi. “Saya sangat senang datang ke Jambi. Ini pertama kali saya datang ke Jambi yang indah. Saya sangat senang bisa bertemu dan berdiskusi langsung dengan Pak Wali Kota. Pertemuan ini sangat bermanfaat dan sangat baik,” ujar Mr. Kuang. Ia menilai hubungan sejarah yang telah terjalin sejak ratusan bahkan lebih dari seribu tahun lalu menjadi fondasi kuat bagi kedua pihak untuk membangun kerja sama yang lebih konkret di masa depan. “Seperti yang disebutkan Pak Wali Kota, Tiongkok dan Jambi memiliki sejarah kerja sama yang sangat panjang. Itu menjadi landasan yang sangat kuat untuk menjalankan kerja sama kedua pihak,” katanya. Mr. Kuang juga menyampaikan apresiasinya terhadap masyarakat Kota Jambi yang dinilainya ramah dan terbuka. Bahkan, ia menyatakan kesediaannya untuk ikut mempromosikan potensi Kota Jambi kepada berbagai pihak di Tiongkok. “Saya melihat Kota Jambi sangat indah dan masyarakatnya sangat ramah. Saya bersedia menjadi bagian dalam mempromosikan potensi Jambi, baik di bidang ekonomi, pariwisata, teknologi maupun kerja sama lainnya,” ujarnya. Pertemuan tersebut menjadi sinyal bahwa hubungan Jambi dan Tiongkok tidak lagi hanya berbicara tentang nota kesepahaman. Fokus berikutnya adalah menerjemahkan berbagai peluang yang ada menjadi program nyata yang mampu memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, memperkuat daya saing daerah, dan membuka pintu investasi serta pertukaran pengetahuan di masa depan.
Post Views: 126