Indeks
Berita  

Fasha Minta Pemkot Jambi Bentuk Tim Terpadu, Klaim Zona Merah Pertamina Dinilai Bermasalah

JAMBI  – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Syarif Fasha, meminta Pemerintah Kota Jambi membentuk tim terpadu untuk menyelesaikan persoalan klaim zona merah yang dilakukan oleh Pertamina EP Jambi.

 

Hal tersebut disampaikannya saat mendengarkan aspirasi warga yang terdampak zona merah di Kecamatan Kota Baru, Minggu (21/12/2025).

 

Lebih lanjut, Fasha mengatakan tim terpadu tersebut hendaknya terdiri dari unsur pemerintahan, Kepolisian, Kejaksaan, Badan Pertanahan Nasional (BPN), serta pihak Pertamina.

 

Selain pembentukan tim terpadu, Fasha juga mendorong DPRD Kota Jambi membentuk panitia khusus (pansus) untuk mendalami persoalan klaim zona merah tersebut.

 

Dengan adanya pansus dan tim terpadu, menurutnya, dapat ditelusuri apakah terdapat pelanggaran hukum dalam penetapan kawasan zona merah tersebut.

 

“Jadi hasil dari pansus dan tim terpadu inilah yang menjadi dasar kami bekerja di Komisi XII. Tidak mungkin kami memanggil kementerian jika kami tidak punya dasar,” ujarnya.

 

Fasha menjelaskan, persoalan ini akan melibatkan lintas komisi di DPR RI, mulai dari Komisi XII, Komisi XI, hingga Komisi II.

 

Sebelumnya, sesepuh Kenali Asam, Suprayitno, menceritakan bahwa pada periode 1967–1970, pemerintah pernah membentuk tim yang diberi nama Tim A untuk mengukur ulang tanah konsesi Pertamina berdasarkan peta NIAM.

 

Saat itu, Kota Jambi belum dimekarkan dan kawasan Kenali Asam masih masuk dalam wilayah Kabupaten Batanghari.

 

“Setelah pengukuran itulah warga memiliki sertifikat karena tidak berada dalam kawasan Pertamina,” katanya.

 

Namun kini, menurut Suprayitno, Pertamina kembali mengklaim kawasan tersebut berdasarkan peta NIAM.

 

“Sekarang Pertamina kembali mengklaim kawasan ini berdasarkan peta NIAM, ya kita kena semua,” ujarnya.

 

Pertemuan antara warga dan anggota DPR RI Syarif Fasha berlangsung di Sekretariat Tolak Zona Merah yang berlokasi di Kenali Asam Atas.

 

Lokasi tersebut hanya berjarak sekitar 100 meter dari Kantor Pertamina EP Jambi.

 

Setidaknya ratusan warga terdampak hadir dalam pertemuan tersebut.

 

Selain Fasha, pertemuan itu juga dihadiri Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, serta anggota DPRD Kota Jambi, Mukhlis.

 

Sementara itu, anggota DPRD Kota Jambi dari daerah pemilihan Kota Baru tidak satu pun terlihat hadir dalam pertemuan tersebut

Exit mobile version