Jambi – Rapat Paripurna dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Pemerintah Kota Jambi dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 Tahun 2026, menjadi momen istimewa, tidak hanya dari segi usia yang semakin matang, namun juga dikarenakan kehadiran sejumlah tokoh-tokoh penting dunia.
Rapat paripurna istimewa tersebut digelar, Selasa (02/06/2026), bertempat di ruang Swarna Bumi DPRD Kota Jambi, dengan dipimipin dan dibuka oleh Ketua DPRD Kota Jambi, Kemas Faried Alfarelly, S.E,.
Sejumlah tokoh Nasional tampak hadir, seperti Menteri Koordinataor Bidang Pangan Zulkifli Hasan, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Nasution, Wakil Menteri Koordinataor Bidang Pangan Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi, serta sejumlah perwakilan Negara tetangga seperti, Mr. Han Sutanto mewakili Konsul Jendral Of US di Medan bersama Mr. Nicholas Austin selaku Pejabat lingkungan kedutaan besar Amerika Serikat Jakarta.
Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kolaborasi, para tamu yang hadir menyampaikan apresiasi atas berbagai capaian pembangunan yang berhasil diraih Kota Jambi. Mereka juga menilai Jambi memiliki potensi besar untuk terus berkembang melalui penguatan investasi, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta kerja sama dengan berbagai pihak baik di tingkat nasional maupun internasional.
Hal itu juga diperlihatkan melalui berbagai video ucapan Dirgahayu Kota Jambi ke-80 dan Hari Jadi Tanah Pilih Pusako Batuah ke-625 secara singkat yang ditampilkan pada Paripurna tersebut.
Secara singkat, Mr. Han Sutanto mengucapkan selamat dan sukses atas Dirgahayu Kota Jambi tahun 2026. Dengan harapan kota Jambi dapat terus tumbuh dan maju.
“Semoga misi pembangunan Kota Jambi yang Bahagia dapat terwujud demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” ucapnya.
Menurutnya, peringatan HUT ini merupakan bukti kekayaan sejarah dan kjazanah budaya.
“Peringatan ini adalah kemajuan yang berarti bagi masyarakat,” singkatnya.
Dikesempatan itu, Wali Kota Jambi, Maulana, turut menyampaikan pidato komprehensif yang memuat sejarah, capaian, tantangan, serta visi masa depan Kota Jambi.
Hadirnya berbagai tokoh pada Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Jambi ini menjadi momentum yang tidak hanya memperkuat semangat pembangunan daerah, tetapi juga menunjukkan semakin tingginya perhatian dari berbagai tokoh penting tingkat nasional hingga Internasional terhadap kemajuan Kota Jambi.
Berita Terkait
Maulana Memimpin Rapat Evaluasi Realisasi APBD OPD Tahun Anggaran 2026. JAMBI – Memasuki semester kedua Tahun Anggaran 2026, Pemerintah Kota Jambi mulai menggenjot percepatan realisasi belanja daerah agar mampu menggerakkan perekonomian sekaligus memastikan seluruh program pembangunan selesai tepat waktu. Langkah itu ditegaskan Wali Kota Jambi Maulana saat memimpin evaluasi realisasi APBD bersama seluruh kepala OPD dan camat di Aula Bappeda Kota Jambi, Senin (6/7). Menurut Maulana, hingga awal Juli realisasi belanja daerah telah mendekati 50 persen, sedangkan pendapatan dari sektor pajak sudah mencapai sekitar 53 persen. Capaian tersebut dinilai masih sesuai dengan target, namun seluruh perangkat daerah diminta meningkatkan kecepatan pelaksanaan program agar manfaat APBD segera dirasakan masyarakat. “Belanja pemerintah harus menjadi stimulus ekonomi. Karena itu saya minta seluruh OPD mempercepat pelaksanaan kegiatan yang memang sudah siap dieksekusi,” ujar Maulana. Dalam evaluasi tersebut, Pemkot menemukan masih adanya ketimpangan antara progres pekerjaan di lapangan dengan pencairan anggaran. Sejumlah kegiatan telah selesai atau sedang berjalan secara fisik, tetapi realisasi keuangannya belum mengikuti perkembangan tersebut. Kondisi itu dinilai dapat menghambat perputaran anggaran yang seharusnya mampu mendorong aktivitas ekonomi di daerah. Karena itu, Maulana meminta seluruh OPD segera menuntaskan proses administrasi agar penyerapan anggaran berjalan seiring dengan progres pekerjaan. Selain belanja, pemerintah juga mengevaluasi kinerja pendapatan daerah. Meski penerimaan pajak menunjukkan perkembangan positif, realisasi retribusi masih menghadapi tantangan akibat perubahan regulasi yang membuat sejumlah objek retribusi tidak lagi dapat dipungut. Sebagai langkah antisipasi, Pemkot Jambi membentuk tim khusus yang bertugas merumuskan strategi optimalisasi pendapatan daerah tanpa membebani masyarakat, sekaligus memastikan belanja pemerintah lebih efektif, efisien, dan tepat sasaran. Maulana menegaskan hasil evaluasi pertengahan tahun ini akan menjadi acuan penting dalam penyusunan APBD 2027. Ia juga menetapkan evaluasi lanjutan pada akhir Agustus sebagai momentum mengukur percepatan yang telah dilakukan masing-masing OPD. “Kalau kita evaluasi lebih awal, masih ada waktu melakukan perbaikan. Jangan menunggu akhir tahun karena ruang untuk mengejar target sudah sangat terbatas,” katanya. Dengan percepatan realisasi APBD tersebut, Pemerintah Kota Jambi berharap belanja daerah tidak hanya terserap secara administratif, tetapi benar-benar memberikan dampak terhadap pembangunan, pelayanan publik, dan pertumbuhan ekonomi daerah
Post Views: 36