Berita  

Bandara Sultan Thaha Jambi Sukses Gelar Simulasi Darurat Kemanan Nataru

banner 468x60

JAMBI – Suasana mencekam dan diwarnai baku tembak tim Gegana dengan tiga orang pelaku sabotase pesawat Siginjai air di area cargo bandara Sultan Thaha, yang terletak di Kecamatan Jambi Selatan, rabu(03/12/2025). Dalam baku tembak tersebut, dua dari tiga pelaku tewas di tempat diterjang peluru petugas.

Sabotase tersebut berawal dari seorang petugas cargo, mendapat telfon dari orang tak dikenal untuk mengirimkan paket berisi bahan mudah terbakar terlarang melalui penerbangan.

banner 325x300

Meski berbahaya, paket tersebut, akhirnya lolos administrasi dan masuk ke baggage conveyor loader maskapai Siginjai Air, dalam persiapan boarding, oleh oknum petugas cargo.

Tak berapa lama, paket tersebut terbakar dan menyambar ke bagian ekor pesawat yang sedang persiapan boarding di runway bandara. Besarnya api sehingga membuat penumpang pesawat yang telah berada di dalam kabin pesawat panik.

Akibatnya, lima orang penumpang, menderita luka berat dan luka ringan karena terkena ledakan saat pesawat terbakar yang disertai kepulan asap tebal.

Setelah terjadi kebakaran dan ledakan pesawat, petugas bandara dan gabungan melakukan upaya pemadaman dan melakukan evakuasi terhadap para korban,

Setelah diselidiki dan berbekal rekaman CCTV, terungkap merupakan aksi sabotase. Tim gabungan TNI dan Polri langsung bergerak berupaya menangkap terduga pelaku.

Namun situasi makin mencekam ketika tiga rekan pelaku melakukan penyanderaan terhadap lima orang petugas cargo bandara, dengan melepaskan tembakan ke petugas, agar rekannya dilepaskan disertai mengancam membunuh sanderanya.

Baku tembak tidak terhindarkan. ketika pelaku terus menolak menyerah dan kondisi sandera semakin terancam. Tim Gegana kemudian diterjunkan untuk melakukan tindakan tegas terhadap pelaku teror di kawasan objek vital tersebut.

Kelima sandera akhirnya berhasil diselamatkan. Tiga pelaku utama berhasil dilumpuhkan, dua di antaranya tewas di tempat, sementara satu pelaku diamankan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Suasana mencekam tersebut, merupakan simulasi yang bertujuan untuk menunjukkan kesigapan seluruh unsur keamanan bandara dalam menghadapi ancaman sabotase, ledakan, dan teror yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan oleh pihak bandara Sultan Thaha Jambi.

” Latihan ini untuk menguji kesigapan petugas bandara dalam komunikasi dan koordinasi hingga dokumen, untuk keselamatan penerbangan dalam penanggulangan darurat,’ General Manager Bandara Sultan Thaha Jambi, Ardon Marbun kepada sejumlah wartawan.

Tidak hanya itu, dia menjelaskan, simulasi juga sekaligus kesiapan untuk pengaman libur natal dan tahun baru 2026.

” Setelah menggelar latihan, dalam pengamanan nataru, nantinya juga akan mendirikan posko pengamanan mulai dari tanggal 18-04-januari-2026 mendatang, dan berharap dalam pengamanan nataru manti tidak ada gangguan yang bisa mengganggu keselamatan penerbangan khususnya di bandara sultan thaha saifuddin jambi,”tutupnya.

Dalam latihan keselamatan penerbangan tersebut, dihadiri para stakeholder baik pemerintah tingkat provinsi maupun kota jambi.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *