Nafas Baru Pengelolaan Sampah, Regen Tawarkan Solusi Teknologi untuk Masa depan yang Lebih Baik.
JAMBI – Kamis 27 November 2025, PT Regen Bioteknologi indonesia Bekerja sama dengan Pemerintah Kota Jambi Melakukan Pameran Teknologi Solusi Pengelolaan Sampah Modern bertempat di TPA Talang Gulo Kota Jambi.
Pada kegiatan yang bertajuk ” REGEN TECHNOLOGY SHOWCASE 2025″ tersebut, Regen yang sudah sangat berpengalaman di bidang pengelolaan sampah juga menggaet beberapa pihak diantaranya Perwakilan dari Tsinghua University yang merupakan Kampus terbaik di China, Kemudian Qinglv Global, dan Shanghai Phelix Co. LTD, yang merupakan Perusahaan penting dalam bidang teknologi persampahan dan pengolahan material.
CEO PT Regen Bioteknologi Solusi Indonesia, Heryadi Putra Chan, menjelaskan bahwa showcase ini digelar untuk memperlihatkan langsung proses transformasi sampah menjadi komoditas baru yang bisa dimanfaatkan kembali.
Proses pengelolaan sampah dengan Teknologi Regen ini dimulai dengan Fase Penyemprotan, Sampah yang masuk ke TPA akan disemprot menggunakan mesin dan cairan Biosolution, cairan ini berfungsi untuk menghilangkan bau pada sampah, Mempercepat Pengeringan dan memudahkan proses pengubahan menjadi kompos.
Selanjutnya sampah akan dijemur selama 21 hari dan dalam periode itu tumpukan sampah terus disemprot secara berkala setiap 5 hari sekali agar cairan biosolution bisa diaplikasikan secara merata.
Dihari ke 21, Tumpukan sampah akan di jemur seharian untuk memastikan kadar airnya mengering dan setelah itu dimuat menggunakan Escavator untuk dibawah ke mesin Pencacah Buatan Regen.
Di mesin tersebut, Sampah akan secara otomatis terpilah menjadi beberapa bagian terpisah, diantaranya menjadi Kompos, Plastik, Logam, Karung, Kaca dan sampah jenis lain.
Yang luar biasa dari teknologi Regen adalah kapasitas sampah yang dapat dikelolah sangat besar, perhari mesin pencacah ini dapat mengelolah Ratusan Ton Sampah dan nantinya Teknologi dari Regen ini akan terus diupdate dengan target semua proses pengelolaan sampah dapat dilakukan dengan mesin, dari pengelolaan awal hingga akhir.
Selain itu Heryadi juga Menyampaikan bahwa Teknologi Regen ini sangat luar biasa karena bekerja Tanpa Pembakaran sehingga dapat Beroperasi dengan Berbasis Minim Energi.
Dirinya juga berharap bahwa kegiatan ini bukanlah akhir tetapi menjadi awal yang baru untuk berkolaborasi mewujudkan masa depan transformasi pengelolaan sampah yang lebih baik.
“Kami mengundang para mitra untuk berkolaborasi khususnya di TPA Talang Gulo. Harapan kami, apa yang kami mulai di sini bukan menjadi sebuah akhir, tetapi awal dari perjalanan yang panjang,” ujarnya.
Perpaduan antara Pihak Pemkot Jambi, Regen, Akedemisi Dari Kampus dan perusahaan Swasta Cina akan mempercepat Perwujudan Program ini sehingga nantinya Sampah akan diberikan Nafas kedua untuk kembali berguna dan memiliki nilai manfaat untuk masyarakat.












