Berita  

Maulana – Diza Resmikan Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Jambi.

banner 468x60

JAMBI — Pemerintah Kota Jambi terus memperkuat layanan kesehatan berbasis pencegahan. Senin (9/2), Wali Kota Jambi Maulana bersama Wakil Wali Kota, Diza Hazra meresmikan bangunan serta pelayanan baru Laboratorium Kesehatan Daerah (Labkesda) Kota Jambi.

Peresmian ini menandai peningkatan signifikan kapasitas Labkesda, baik dari sisi fasilitas, kenyamanan ruangan, hingga kelengkapan peralatan laboratorium yang kini telah terstandar.

banner 325x300

“Labkesda ini kita dorong agar pelayanannya semakin baik, ruangannya lebih nyaman, terstandar, dan peralatannya memadai untuk melakukan berbagai pemeriksaan laboratorium,” ujar Maulana saat diwawancarai di lokasi.

Ia menjelaskan, salah satu fokus utama Labkesda Kota Jambi saat ini adalah pemeriksaan kualitas air yang dikonsumsi masyarakat. Pemeriksaan tersebut mencakup air PDAM hingga depot-depot air minum yang jumlahnya cukup banyak dan beroperasi setiap hari.

“Labkesda kita sudah bisa melakukan pemeriksaan kualitas air, termasuk mengecek ada atau tidaknya bahan-bahan berbahaya seperti logam berat,” katanya.

Selain air, Labkesda Kota Jambi juga telah mampu melakukan pemeriksaan laboratorium terhadap makanan, khususnya untuk mendeteksi kandungan berbahaya seperti boraks dan formalin.

Penguatan layanan ini dinilai penting seiring dengan bertambahnya jumlah Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kota Jambi yang saat ini telah mencapai 76 dapur.

“Biasanya sebelum mulai beroperasi, produk makanan dari SPPG harus kita cek. Ke depan, kita harapkan dapur-dapur ini juga melakukan pengecekan secara periodik,” jelas Maulana.

Tak hanya melayani kebutuhan internal Kota Jambi, Labkesda juga membuka layanan bagi daerah lain yang belum memiliki fasilitas laboratorium kesehatan serupa. Hal ini sekaligus menjadi potensi peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor jasa laboratorium.

“Daerah lain yang belum punya, silakan memanfaatkan Labkesda kita. Ini juga akan meningkatkan PAD Kota Jambi,” ujarnya.

Lebih lanjut, Maulana mengungkapkan bahwa di lantai tiga Labkesda tersedia layanan pemeriksaan vektor penyakit, seperti nyamuk, tikus, kutu, tungau, hingga lalat yang berperan sebagai penyebar berbagai penyakit.

“Kita akan terus mendorong peningkatan kapasitas pemeriksaan laboratorium, karena Kota Jambi sebagai ibu kota provinsi memiliki aktivitas usaha yang cukup tinggi,” kata dia.

Ia juga mengimbau para pelaku usaha di bidang air minum, depot air, hingga restoran untuk memanfaatkan layanan Labkesda guna memastikan produk mereka aman dan bebas dari bahan berbahaya.

“Silakan lakukan pemeriksaan di sini. Tarifnya sudah diatur dalam Perda dan Perwal, harganya terjangkau, dan semua pemeriksaan dilakukan di Labkesda,” pungkasnya.

Dengan penguatan fasilitas dan layanan ini, Pemerintah Kota Jambi berharap Labkesda mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga kualitas kesehatan lingkungan sekaligus mendukung peningkatan PAD daerah.

banner 325x300

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *