JAMBI – Geliat perekonomian mikro di Kota Jambi terus bertumbuh dewasa ini. Tidak hanya tumbuh, Pedagang Kaki Lima juga terlihat kreatif dalam membranding usahanya, sehingga wajah Kota Jambi terhindar dari kesan kumuh.
Satu diantaranya dengan hadirnya pedagang kopi keliling dengan menghadirkan gerobak yang enak di pandang dan kekinian.
Mereka hadir di beberapa destinasi wisata di Kota Jambi.
Selian itu, pedagang-pedagang kreatif juga hadir dengan tenda-tenda uniknya di seputaran tugu keris.
Kehadiran mereka semakin memperindah destinasi wisata yang ada di dekat Kantor Wali Kota tersebut.
Menariknya pertumbuhan ekonomi mikro ini tidak hanya terjadi di seputaran destinasi wisata, tapi juga merambah ke daerah lain seperti kawasan jalan Madras Suryadarma, Kota Baru.
Kehadirannya selain menjalankan roda perekonomian juga membuka lapagan kerja baru bagi warga Jambi.
Di satu sisi, ekonomi mikro ini mampu bertahan dan menyelamatkan indonesia pada saat krisi ekonomi 1998 silam.
Tumbuhnya ekonomi mikro ini tak lepas dari peran pemerintah Kota Jambi dalam mengorganisir mereka.
Seperti di kawasan tugu keris yang telah memiliki paguyuban sendiri.
Sementara itu, Pemkot Jambi juga terus menghadirkan kawasan-kawasa wisata di tengah Kota Jambi.
Dimana kedepannya Pemkot Jambi akan menghadirkan destinasi wisata terpadu di dekat kantor wali kota.
Maulana, Wali Kota Jambi mengatakan wisata berbasis air tersebut akan memiliki dua fungsi, pertama untuk penanggulangan banjir dan sekaligus destinasi wisata.
“Jika ini terwujud makan akan bertambah pelaku usaha mikro di Kota Jambi dan mengurangi jumlah pengangguran,” ujarnya.












