JAMBI – Pemerintah Kota (Pemkot) Jambi mengelar Seminar Digital Marketing, Pelatihan Affiliate dan Livestreamer untuk Pemula, Selasa (21/10/2025).
Pelatihan ini di ikuti oleh lebih dari 100 peserta dari berbagai latar belakang, termasuk pencari kerja, influencer pemula, hingga konten kreator lokal.
Wali Kota Jambi, Maulana mengatakan pelatihan ini untuk melati generasi mudah agar paham dunia digital dan mampu mendapatkan penghasilan dari sosial media.
“Kita akan latih mereka di bidang marketing digital,”ujarnya Selasa (21/10/2025).
Lebih lanjut ia mengakan sebelumnya Pemkot Jambi telah melakukan pelatihan digital untuk ibu rumah tangga.
Dimana saat itu mereka berkolaborasi dengan Tiktok dan marketplace lainya.
“Kita jangan hanya menjadi market di dunia digital tapi juga mendapat manfaat dan penghasilan dari sosial media,” ujarnya.
Terpisah, Kepala Bagian Kerja Sama Setda Kota Jambi, Ahmad Alfaraby, menyampaikan bahwa pelatihan ini merupakan bagian dari program unggulan BALIKAT (Balai Latihan Kerja Tematik) yang bertujuan meningkatkan kompetensi digital masyarakat serta memperkuat daya saing pelaku ekonomi lokal.
“Kami ingin membuka jalan bagi generasi muda dan masyarakat umum untuk bisa terjun ke dunia digital marketing, affiliate, dan livestreaming,” jelasnya.
“Potensinya sangat besar, dan bisa menjadi sumber penghasilan baru, terutama di era ekonomi digital saat ini,” ujar Alfaraby.
Kegiatan pelatihan ini juga mendapat dukungan penuh dari Wali Kota Jambi, Maulana, yang menekankan pentingnya membangun ekosistem kreatif dan digital yang sehat dan produktif di Kota Jambi.
“Kami menargetkan terciptanya lebih banyak konten kreator dan pelaku digital marketing lokal yang berdaya saing dan mampu bersaing di level nasional bahkan internasional,” sebutnya.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mendorong transformasi digital sebagai tulang punggung perekonomian daerah,” ungkap Maulana.
Dengan hadirnya pelatihan seperti ini, Pemerintah Kota Jambi berharap akan lahir lebih banyak talenta-talenta digital.
Baik dari lokal yang mampu memanfaatkan peluang di dunia maya, memperkuat perekonomian keluarga, dan mendorong pertumbuhan UMKM berbasis digital di masa depan.












